Ada kesalahan di dalam gadget ini

Selasa, 11 September 2012

Ukuran Pemusatan dan Penyebaran Data Pada Statistik Deskriptif

Proses pengolahan data secara statistik seringkali berkaitan dengan ukuran pemusatan dan penyebaran data. Khususnya pada tahapan statistik deskriptif sari numerik ini dihitung untuk memberikan gambaran dari hasil pengolahan data penelitian sebelum dilakukan proses inferensi.
Pada artikel akan diberikan beberapa pengertian ringkas dari istilah-istilah yang sering digunakan untuk nilai-nilai statistik deskriptif yang digunakan pada pengolahan data baik untuk laporan, tugas akhir, skripsi, thesis, disertasi, ataupun penelitian lainnya.
Nilai-nilai statistik apa saja yang sering dihitung untuk memaparkan sari numerik data ini? Data-data yang diperoleh dari hasil pengumpulan data mentah disajikan dalam berbagai bentuk dan cara. Metode mencacah data sebagai salah satu cara paling sederhana untuk mendapatkan informasi statistik. Cara lain penyajian data adalah dengan membuat tabel distribusi frekuensi, baik berupa distribusi frekuensi relatif ataupun distribusi frekuensi kumulatif. Juga dapat dilakukan penyajian data dalam bentuk grafik, seperti grafik stem-leaf (batang -daun), histogram, ataupun box plot.
Ukuran pemusatan data yang sering dipakai sebagai ukuran statistik adalah mean (rata-rata), mode (modus), median, kuartil, desil, persentil.
Rata-rata adalah jumlah dari seluruh nilai data dibagi dengan banyaknya data.
Modus merupakan nilai yang memiliki frekuensi terbesar dari suatu himpunan data
Median adalah ukuran nilai tengah dari sejumlah nilai-nilai pengamatan yang diatur dan disusun berdasarkan urutan data.
Nilai rata-rata, modus, dan median memiliki hubungan keterkaitan erat dari suatu distribusi frekuensi data. Ketiga nilai ini dapat membantu menafsirkan kesimetrisan data dan kemencengan data.
Adapun ukuran penyebaran data yang biasa dihitung adalah range (rentang), standar deviasi (simpangan  baku),  kurtosis (keruncingan), skewness (kemiringan).
Rentang data menunjukkan selisih antara nilai terbesar dengan nilai terkecil dalam suatu himpunan data.
Simpangan baku adalah jumlah mutlak selisih setiap nilai pengamatan terhadap nilai rata-rata dibagi dengan banyaknya pengamatan.
Kurtosis merupakan ukuran untuk menentukan bentuk distribusi yang biasanya dibandingan dengan kurva distribusi normal. Bentuk kurtosis bisa berupa leptokurtik (berpuncak tinggi dan ekor landai), platikurtik (berpuncak rendah dan berekor pendek), dan mesokurtik (disebut juga distribusi normal, berpuncak tidak begitu tinggi dan tidak terlalu landai).
Skewness adalah ukuran untuk menentukan kemiringan dari suatu kurva distribusi. Penafsiran skewness dapat dilakukan secara visual, melalui koefisien kemencengan, atau koefisien moment ketiga.
Contoh perhitungan ukuran pemusatan dan penyebaran data deskriptif menggunakan software statistik SPSS akan dibahas pada artikel berikutnya. Software islami ensiklopedi hadits kitab 9 imam berisi kumpulan hadits dan terjemah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar